Potret Nilai-Nilai Cerita Rakyat Asal Usul Watu Dodol dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Pendidikan Karakter Siswa

Main Article Content

Alief Laili Budiono
Aji Mulya Pratama

Abstract

Pengembangan nilai-nilai dalam membentuk karakter peserta didik salah satunya dapat diwujudkan melalui cerita rakyat. Salah satu cerita rakyat yang memiliki nilai dalam mengembangkan pendidikan karakter siswa adalah cerita watu  dodol. Penelitian ini bertujuan memotret implementasi bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai cerita rakyat Asal Usul Watu Dodol untuk mengembangkan Pendidikan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan narative review dengan menganalisis total 9 artikel jurnal dan buku relevan yang diambil antara tahun 2015-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 nilai karakter positif yang dapat diimplementasikan dalam mengembangan karakter siswa. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan strategi ataupun teknik lain dalam layanan bimbingan kelompok guna meningkatkan dan mengembangkan pendidikan karakter siswa berbasis cerita rakyat Asal Usul Watu Dodol.

Article Details

How to Cite
Laili Budiono, A., & Pratama, A. M. . (2024). Potret Nilai-Nilai Cerita Rakyat Asal Usul Watu Dodol dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Pendidikan Karakter Siswa. Psychotherapy, Counseling, and Education Journal, 1(1), 1-8. http://ojs.theracouns.com/index.php/psycoedu-journal/article/view/1
Section
Articles

How to Cite

Laili Budiono, A., & Pratama, A. M. . (2024). Potret Nilai-Nilai Cerita Rakyat Asal Usul Watu Dodol dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Pendidikan Karakter Siswa. Psychotherapy, Counseling, and Education Journal, 1(1), 1-8. http://ojs.theracouns.com/index.php/psycoedu-journal/article/view/1

References

Andrianti, Novi & Hidayati, N. W. (2020). Investigasi Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Tentang Etika Pergaulan Siswa As Di Era Digital. JINOTEP (Jurnal Inovasi Teknologi Pembelajaran), 7(2), 116–123. https://doi.org/10.17977/um031v7i22020p116

Atika, N. T., Wakhuyudin, H., & Fajriyah, K. (2019). PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER. Jurnal Mimbar Ilmu, 24(1), 105–113.

Cholid, N., Benua, P., & Pendahuluan, A. (2019). NILAI NILAI MORAL DALAM KEARIFAN LOKAL BUDAYA. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 4(2), 243–253. https://doi.org/https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/sci

Eva, N., Saputra, D. R., Wulandari, D. A., Yahya, F. A., & Annisa, W. (2021). Panic-Buying Behaviour During the Covid-19 Outbreak: A Cross-Cultural Psychological Study. KnE Social Sciences, 2020, 80–87. https://doi.org/10.18502/kss.v4i15.8192

Fitriati, T. K. (2017). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Pendekatan Bimbingan Kelompok. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 6(1), 90. https://doi.org/10.21009/insight.061.09

Indiarti, W. (2017). Nulai-Nilai Pembentuk Karakter Dalam Cerita Rakyat Asal Usul Watu Dodol. Jentera, 6(1), 26–41.

Lestari, R. (2019). Wujud budaya dan pendidikan karakter dalam cerita rakyat watu dodol. Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 177–186. https://doi.org/Pembelajaran cerita rakyat Watu Dodol sangat penting dalam realitas kehidupan karena banyak hal yang sudah lari dari nilai-nilai moral pada nak terutama siswa SD.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Muchtar, D., & Suryani, A. (2019). Pendidikan Karakter Menurut Kemendikbud ( Telaah Pemikiran atas Kemendikbud ). Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 50–57.

Mulyaningtyas, R., & Etikasari, D. (2022). MUATAN NILAI KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT. WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 6(1). https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2022.006.01.5

Omeri, N. (2015). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Manajer Pendidikan, 9(3), 464–468.

Prayitno., & Amti, E. (2009). Dasar-Dasar Bimbingan & Konseling. PT RINEKA CIPTA.

Priyatna, M. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 5(10), 1311–1336. https://doi.org/10.30868/ei.v5i10.6

Rahmat, Hayatul Khairul., Nurmalasari, Ela., & Falah, N. (2019). Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Terinternalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Underachiver. PROSIDING SEMINAR NASIONAL Konvensi BK Ke – XX & Kongres ABKIN Ke - XIII, April 2018.

Ramadani, A. I. S., Alam, F. A., & Rauf, W. (2022). Implementasi bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan kemandirian belajar siswa. JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 2(1), 1–12.

Rasyid, R. E. (2017). Pendidikan karakter melalui kearifan lokal. Seminar Nasional Kedua Pendidikan Berkemajuan Dan Menggembirakan, 279–286.

Romlah, T. (2013). Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. UM PREESS.

Salsabila, N. H., & Andalas, E. F. (2022). Jurnal Bahasa dan Sastra Fungsi Sosial Legenda Watu Dodol dalam Tradisi Puter Kayun Bagi Masyarakat Banyuwangi Jurnal Bahasa dan Sastra. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 10(2), 133–142. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jbs.v10i2.

Sulistyowati, E. (2016). Pemanfaatan Cinema Therapy Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Pemahaman Tentang Meningkatkan Perilaku Prososial Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 2 Menganti. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Unesa, 6(2), 1–10.

Suryaman, M. (2010). Pendidikan karakter melalui pembelajaran sastra. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(3).

Tambunan, J. R. (2020). Pengembangan Pendidikan Karakter Dan Budaya Bangsa Berwawasan Kearifan Lokal. Jurnal Widya Jurnal Widya, 1(2), 1–14. https://jurnal.amikwidyaloka.ac.id/index.php/awl