Upaya Meningkatkan Kematangan Karir Siswa Melalui Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini berfokus pada perkembangan karier remaja, kematangan karier dipahami sebagai kesiapan merencanakan masa depan melalui penelusuran diri (bakat–minat), pencarian informasi karier, serta pemilihan arah karier yang realistis sesuai sumber daya yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan tingkat kematangan karier siswa SMA Negeri 10 Malang sebelum intervensi bimbingan kelompok teknik role playing; (2) mengevaluasi tingkat kematangan karier setelah intervensi; dan (3) menguji efektivitas intervensi tersebut. Desain yang digunakan adalah pre-eksperimental one-group pretest–posttest dalam kerangka kuantitatif. Sampel dipilih dengan simple random sampling (n = 10). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil menunjukkan: (1) sebelum intervensi, kematangan karier siswa kelas XI berada pada kategori “rendah”; (2) setelah bimbingan kelompok teknik role playing, kematangan karier meningkat ke kategori “tinggi” hingga “sangat tinggi”; (3) uji Wilcoxon mengonfirmasi perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (Z = −2,805; p = 0,005), sehingga H0 ditolak. Temuan ini mengindikasikan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik role playing efektif meningkatkan kematangan karier siswa. Implikasinya, layanan bimbingan dan konseling sekolah dapat mengintegrasikan role playing sebagai strategi pedagogis untuk memperkuat eksplorasi diri dan pengambilan keputusan karier. Penelitian lanjutan disarankan memperluas ukuran dan keragaman sampel serta membandingkan dengan kelompok kontrol guna memperkuat validitas eksternal dan menguji keberlanjutan dampak intervensi.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Swarjana, I. K., & SKM, M. (2022). Populasi-sampel, teknik sampling & bias dalam penelitian. Penerbit Andi.
Asri, R., Yusuf, A. M., & Afdal, A. (2021). Peningkatan Kematangan Karir Siswa Dengan Teori Holland. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 6(2), 121-132.
Wahyuni, C. L., Nurdin, S., & Bustamam, N. (2018). Kematangan karir siswa SMA Negeri 1 Bandar Dua Pidie Jaya. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 3(4).
Astuti, F. H., & Mustakim, I. (2022). Keefektifan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar. Realita: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2).
Pratiwi, E. P., Hanim, W., & Badrujaman, A. (2017). Pengaruh Teknik Role Playing dalam Bimbingan Kelompok terhadap Toleransi Pada Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 26 Jakarta. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 6(2), 114-129.
Nahroh, S. N. N. (2023). EFEKTIVITAS ROLE PLAYING TECHNIQUE DENGAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR SISWA MA AL FALAH BANGILAN TUBAN (Doctoral dissertation, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri).
Habsy, B. A., Azizah, L. N., Nurfirda, I., & Fitria, V. (2024). Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Playing. TSAQOFAH, 4(3), 2087-2101.
Zyra, S. N., Alamsyah, T. P., & Yuliana, R. (2022). Penggunaan E-Learning Berbasis Edmodo Terhadap Hasil Belajar Kelas 4 Sekolah Dasar. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 15(2), 97-106.
Lestari, I. (2017). Meningkatkan kematangan karir remaja melalui bimbingan karir berbasis life skills. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 3(1).
Herlina, U. (2015). Teknik role playing dalam konseling kelompok. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 2(1), 94-107.